Penerjemah

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Cari Postingan

Senin, 23 November 2020

Seminar Peningkatan Indeks Literasi Masyarakat


Senin, 23 November 2020, bertempat di Ruang Pustaka Utama Dinas perpustakaan dan Kearsipan Daerah, berlangsung kegiatan seminar Peningkatan Indeks Literasi Masyarakat "Inovasi dan Kreatifitas Pustakawan Dalam Penguatan Indeks Literasi Masyarakat untuk mewujudkan SDM Unggul Menuju Indonesia Maju" Dengan Narasumber :
1. DRS. SYARIF BANDO, M.M, Kepala Perpustakaan Nasional
2. Dr. Ir. HETIFAH SJAIFUDIAN, MPP. Wakil Ketua Komisi X DPR RI 
3. Drs. Syafruddin Pernyata, M.Hum Ketua GPMB Provinsi Kaltim
3. Dra.Hj. E.Mustika Wati, M.M, Kabin Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca DPDKD Provinsi Kaltim

Kegiatan ini dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat dan di diikuti oleh pustakawan, mahasiswa dan pegiat literasi.


Link Video Kegiatan terkait :  Seminar Peningkatan Indeks Literasi Masyarakat Oleh DPDKD

Rabu, 18 November 2020

Sosialisasi Kelas Literasi dan Aplikasi iKaltim Bersama DPDKD Provinsi Kalimantan Timur


Rabu, 18 November 2020, SMP Fastabiqul Khairat mengadakan kegiatan Sosialisai Kelas Literasi dan Perpustakaan digital iKaltim, yang diselenggarakan secara Virtual. 

Kegiatan ini dihadiri oleh 272 Siswa(i) SM Fastbaiqul Khairat Samarinda, dari 280 siswa. Siswa yang tidak hadir sebanyak 8 orang diantaranya :

1. M. Raditya Shah Rajasa (7 Khawarizmi)
2. Syabila (7 Khawarizmi)
3. M. Alexander (7 Kindi)
4. Rafay (7 Jazari)
5. Clara (8 Thufail)
6. M. Zaky Al Banjari (8 Haitsam)
7. Faradiba (8 Haitsam)
8. Rasya Putra (8 Haitsam)

Jumat, 09 Oktober 2020

Penambahan Buku Ensiklopedi Dari bapak H. Ibnu Chottob

Alhamdulillah perpustakaan SMP Fastabiqul Khairat mendapat tambahan koleksi, sumbangan buku Encyclopedia International dari Ketua Harian Yayasan Fastabiqul Khairat Bp. H. Ibnu Chotob. sebanyak 20 eksemplar yang terdiri dari buku 1 s/d buku 20.

Selain menambah koleksi buku di perpustakaan insyaAllah juga menambah ilmu serta keberkahan untuk kita semua.


Salam Harmoni...!!!




Rabu, 07 Oktober 2020

Sape' (Alat Musik Tradisional Kalimantan)

Sumber : Kemdikbud RI

Sapek, adalah sejenis alat musik tradisional yang berasal dari Kalimantan Timur. Alat musik ini berfungsi sebagai alat upacara dan juga alat kesenian. Alat musik sapek merupakan salah satu jenis alat musik petik yang sangat terkenal pada masyarakat Dayak Kenyah di Kalimantan Timur. Pada awalnya sapek mempunyai dua dawai seperti sapek habae yang pernah ada di daerah hulu sungai Mahakam atau sambe dalam tradisi Suku Kenyah di Apokayan. Kemudian berkembang menjadi tiga dawai, bahkan belakangan ini justru ada yang menggunakan empat sampai lima dawai. Sapek biasanya dimainkan oleh seorang pria, sehingga jarang kita temukan pemain sapek wanita sampai saat ini. Bahkan menurut sebagian masyakarat beranggapan bahwa wanita yang memainkan sapek akan dikutuk dewa sehingga payudaranya akan memanjang atau akan menjadi lelaki. Hal tersebut juga terjadi pada beberapa Suku Dayak di daerah Serawak Malaysia, yang menyatakan bahwa seorang lelaki memiliki dua harta yang sangat berharga yaitu sapek dan penis. Hal ini kiranya memberikan gambaran bahwa alat musik Sapek hanya dimiliki oleh kaum lelaki. Para kaum wanita hanya boleh memainkan alat musik Sapek Leto. Di daerah lain seperti daerah Mentarang dan Apokayan menyebut sapek leto dengan nama lutung atau betung. Alat musik leto merupakan jenis alat musik petik tiga dawai yang terbuat dari tabung bamboo. Alat musik tersebut juga dikenal di daerah lain, seperti di Jawa dinamakan gumbeng. Namun demikian, sekarang ini jenis alat musik tersebut sudah jarang dijumpai lagi, baik di daerah Kalimantan maupun di Jawa.

Bahan pembuatannya terbuat dari kayu aro atau adau (cephalomappa), kayu marong dan kayu pelantan yang banyak ditemukan di daerah-daerah hutan di Kalimantan. Namun belakangan ini banyak jenis kayu lain yang dipakai untuk membuat sapek, seperti kayu nangka, sana keeling, pule dan lain sebagainya. Bahan kayu tersebut dipergunakan karena telah teruji kualitas keawetan, lebih ringan, tidak mudah patah dan memiliki kualitas akustik yang baik.

Kamis, 24 September 2020

Alat Musik Organ

 Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Loncat ke navigasiLoncat ke pencarian

Organ atau organa adalah alat musik tuts yang mempunyai suara yang unik. Sekarang, organ diproduksi dengan cara elektronik. Namun, pada awalnya, suara organ didapat dari pipa.

Suara yang dihasilkan organ sangat unik. Karena:

  • Suaranya berkelanjutan, tidak semakin kecil (selama tuts masih ditekan). Dalam kurva ADSR, organ biasanya mempunyai sustain yang tidak terbatas. Berbeda dengan piano, organ mempunyai karakteristik keterikatan tempo yang lemah, tetapi mempunyai lokalisasi frekuensi yang baik. Fenomena ini berkaitan dengan relasi Heisenberg. Oleh karena itu, organ adalah pengiring yang baik dalam suatu kelompok paduan suara non-musisi. Not yang berkepanjangan memudahkan untuk menangkap "tempo"
  • Perubahan karakteristik suara (amplitudo) disebabkan oleh seberapa dalam tuts tersebut dipencet, tidak terpengaruh oleh tingkat kekerasan pencetat tuts (seperti piano).

Organ elektronik[sunting | sunting sumber]

Sejak tahun 1930, alat musik listrik tanpa pipa telah dibuat. Alat musik ini telah dapat menghasilkan suara yang mirip dan dapat menggantikan peran organ pipa. Organ elektronik ini dibeli oleh rumah ibadah dan calon pembeli organ pipa, dan juga oleh pemusik profesional maupun amatir. Karena ukuran yang jauh lebih kecil dan lebih murah, dan dapat dibawa-bawa, organ elektronik ini telah menggantikan hampir semua organ pipa.


Penanggung Jawab Ruang Musik SMP Fastabiqul Khairat : Bapak Kus Elmi

Kamis, 27 Agustus 2020

Alat Musik Biola

 Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Loncat ke navigasiLoncat ke pencarian
Biola
Biola
Alat musik dawai
KlasifikasiAlat musik dawai (digesek)
Klasifikasi Hornbostel-Sachs321.322-71
Rentangan permainan
Range violin.png
Instrumen terkait
Musikus

Biola adalah sebuah alat musik dawai yang dimainkan dengan cara digesek. Biola memiliki empat senar (G-D-A-E) yang disetel berbeda satu sama lain dengan interval sempurna kelimaNada yang paling rendah adalah G. Di antara keluarga biola, yaitu dengan biola altocello dan double bass atau kontra bass, biola memiliki nada yang tertinggi. Alat musik dawai yang lainnya, bas, secara teknis masuk ke dalam keluarga viol. Kertas musik untuk biola hampir selalu menggunakan atau ditulis pada kunci G.

Sebuah nama yang lazim dipakai untuk biola ialah fiddle, dan biola seringkali disebut fiddle jika digunakan untuk memainkan lagu-lagu tradisional (lihat di bawah).

Di dalam bahasa Indonesia, orang yang memainkan biola disebut pemain biola atau violinis (bahasa InggrisViolinist - bedakan dengan violis atau pemain viola). Orang yang membuat atau membetulkan alat musik berdawai disebut luthier.

Rabu, 22 Juli 2020

Mars Perpustakaan Fastabiqul Khairat (Lirik)


Lirik dan Musik  Oleh : Kus Elmi


Marilah semua kita membaca, Di Perpustakaan Fastabiqul Khairat
Perpustakaan moderen, anak milenial
Layanannya terotomasi, bisa dilakukan mandiri
ruang imajinasi anak kreatif, perpustakaan fastabiqul khairat

Ref :  Banyak buku elektronik didalamnya, Bukunya generasi milenium
          Ruangannya sejuk dan tenang membuat betah dan nyaman

Anak yang pintar anak pembaca, guru yang hebat guru pembaca
Ayo budayakan literasi agar menjadi generasi cerdas.