Penerjemah

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Cari Postingan

Senin, 11 Mei 2026

Praktik Baik “Digi Kara” Digitalisasi Karya, Saat Karya Menembus Batas

Link Berkas Lomba Praktik Baik : https://www.instagram.com/p/DYLkXyoE-Fx/?igsh=MTFhZDZzd280dHZzMA==

Perpustakaan sekolah selama ini sering dipandang hanya sebagai tempat menyimpan buku dan ruang membaca yang sunyi. Padahal, di era digital saat ini, perpustakaan memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi pusat kreativitas dan produktivitas. Tidak hanya menyediakan sumber pengetahuan, tetapi juga menjadi ruang lahirnya karya-karya baru dari civitas sekolah, baik siswa, guru, maupun tenaga kependidikan. Transformasi inilah yang menjadi semangat lahirnya inovasi “Digi Kara” atau Digitalisasi Karya, di SMP Fastabiqul Khairat Samarinda.

Inovasi ini hadir dari sebuah kegelisahan sederhana. Banyak siswa yang memiliki ide yang luar biasa, penuh imajinasi, dan kritis dalam berdiskusi, tetapi kesulitan menuangkannya dalam bentuk tulisan. Sebagian besar merasa bingung untuk memulai, tidak memahami struktur penulisan, bahkan takut melakukan revisi. Akibatnya, ide-ide kreatif itu berhenti di kepala dan tidak pernah menjadi karya nyata. Di sisi lain, perpustakaan sekolah masih identik dengan layanan literasi reseptif, yaitu membaca dan meminjam buku, belum maksimal mendukung literasi produktif seperti menulis dan menerbitkan karya.