Penerjemah

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Cari Postingan

Selasa, 14 Juli 2026

Presentasi dan Wawancara Lomba Inovasi BAIMBAI 2026


Pada Selasa, 14 Juli 2026, SMP Fastabiqul Khairat memenuhi undangan Presentasi dan Wawancara Peserta Lomba Inovasi BAIMBAI (Bulan Kompetisi Inovasi Menuju Samarinda Berdaya Saing) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Kota Samarinda.

Kegiatan berlangsung pada pukul 10.15–11.25 WITA di Ruang Rapat Klinik Perencanaan BAPPERIDA Kota Samarinda, Jalan Dahlia No. 81, Kompleks Balai Kota Samarinda. Tahapan ini merupakan bagian dari proses penilaian untuk menggali implementasi, manfaat, keberlanjutan, dan dampak inovasi yang dikembangkan oleh setiap peserta dalam mendukung terwujudnya Samarinda yang berdaya saing melalui budaya inovasi.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala SMP Fastabiqul Khairat, Bapak Suparjono, M.Ed., didampingi oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Bapak Mukhlis Habari, memaparkan inovasi unggulan POLISI Sekolah (Program Literasi Inovatif untuk Generasi Emas). dimana seluruh kegiatan sekolah mulai dari Pramuka, Osis, Kader Kesehatan Remaja (KKR), Duta Literasi, Projects Semua Mapel, Pramuka, Pengembangan Diri, dan Pasuska merupakan satu kesatuan dari Program Literasi Sekolah yang terintegrasi untuk pengembangna karakter peserta didik.

Senin, 13 Juli 2026

MPLS 2026/2027: Kenalan dengan Perpustakaan, Gerbang Awal Petualangan Literasi!

Senin, 13 Juli 2026 - SMP Fastabiqul Khairat mengawali rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) & Ta'aruf Tahun Ajaran 2026/2027 dengan mengusung tema "Grow in Faith and Shine in Knowledge."

Jumat, 10 Juli 2026

Jelajahi Jejak Masa Lalu Melalui Portal KHASTARA Perpustakaan Nasional RI

Tahukah kamu bahwa ribuan naskah kuno Nusantara kini dapat diakses secara digital? Melalui Portal Khastara (Khazanah Pustaka Nusantara) milik Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, kita dapat menelusuri berbagai manuskrip, buku langka, peta, foto, dan warisan dokumenter yang menjadi saksi perjalanan sejarah bangsa Indonesia. Portal ini menghadirkan akses digital terhadap kekayaan intelektual Nusantara sehingga masyarakat dapat mempelajari, meneliti, dan melestarikan warisan budaya dengan lebih mudah.

Perpustakaan SMP Fastabiqul Khairat Samarinda turut mendukung gerakan pelestarian budaya dengan mengintegrasikan akses ke Portal Khastara dalam layanan perpustakaan digital. Melalui QR Code dan tautan yang tersedia di perpustakaan, para pemustaka dapat langsung menjelajahi koleksi naskah kuno, mengenal aksara Nusantara, memahami sejarah peradaban, serta menemukan nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh para pendahulu.

Kamis, 09 Juli 2026

Sinergi Sekolah dan Orang Tua Dalam Menumbuhkan Budaya Literasi Sejak Dini


Kamis, 09 Juli 2026 – Dalam rangka menyambut peserta didik baru Tahun Ajaran 2026/2027, SMP Fastabiqul Khairat Samarinda menggelar kegiatan Pengenalan Program Literasi Sekolah yang diikuti oleh seluruh orang tua/wali murid baru. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Program PLS dan Ta'aruf sebagai upaya membangun kolaborasi yang kuat antara sekolah dan keluarga dalam menciptakan budaya literasi sejak dini.

Pada kesempatan tersebut, Ibu Rachmawati selaku Koordinator Pengembangan Perpustakaan Yayasan Fastabiqul Khairat menyampaikan materi bertajuk "Sinergi Sekolah dan Orang Tua Dalam Menumbuhkan Budaya Literasi Sejak Dini." Dalam paparannya, beliau menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh proses belajar di sekolah, tetapi juga oleh dukungan dan keterlibatan aktif orang tua di rumah.

Rabu, 24 Juni 2026

Bedah Buku dan Seminar Budaya "Jejak Pengobatan Tradisional Minyak Waras", Menguatkan Literasi dan Pelestarian Warisan Budaya Kalimantan


Samarinda, Rabu (24 Juni 2026) – Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia melalui Komisi X DPR RI bekerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Kalimantan Timur menyelenggarakan Seminar Budaya dan Bedah Buku "Jejak Pengobatan Tradisional Minyak Waras" dengan mengangkat tema "Jejak Pengobatan Tradisional Minyak Waras sebagai Warisan Pengetahuan dan Harapan Lokal Masyarakat Kalimantan Timur." Kegiatan ini menjadi ruang edukasi sekaligus forum kolaborasi dalam memperkuat pelestarian Warisan Budaya Takbenda melalui pendekatan literasi, dokumentasi, dan dialog budaya.

Seminar yang berlangsung di Aula Oemar Dahlan, DPK Provinsi Kalimantan Timur tersebut dihadiri oleh pegiat budaya, akademisi, komunitas literasi, mahasiswa, pemerhati budaya, serta masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap pelestarian kearifan lokal. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan semakin besarnya perhatian masyarakat terhadap pentingnya menjaga dan mewariskan pengetahuan tradisional sebagai bagian dari identitas budaya bangsa.

SMP Fastabiqul Khairat Perbarui Kerja Sama dengan Penerbit Erlangga

Rabu, 24 Juni 2026 - SMP Fastabiqul Khairat melaksanakan pembaharuan Perjanjian Kerja Sama (MoU) dengan Penerbit Erlangga sebagai bentuk keberlanjutan sinergi dalam mendukung pengembangan sumber belajar dan literasi di lingkungan sekolah.

Senin, 15 Juni 2026

35 Guru SDIT Istiqomah Balikpapan Siap Terbitkan Buku Cergam Adab Hasil Workshop Menulis

  

Balikpapan – Sebanyak 35 guru SDIT Istiqomah Balikpapan mengikuti kegiatan Komunitas Belajar (Kombel) dan Workshop Menulis Cerita Bergambar (Cergam) Anak yang menghadirkan narasumber literasi, Ibu Rachmawati. Kegiatan ini menjadi langkah awal lahirnya 35 buku cergam yang mengangkat berbagai tema adab Islami untuk anak-anak.

Workshop yang berlangsung secara interaktif tersebut disambut dengan antusias tinggi oleh seluruh peserta. Sejak awal kegiatan, para guru menunjukkan semangat untuk menghasilkan karya yang tidak hanya menarik dibaca, tetapi juga sarat nilai karakter dan pendidikan adab.

Dalam workshop ini, setiap peserta menyusun satu buku cergam dengan judul dan pesan adab yang berbeda. Meski mengangkat tema yang beragam, seluruh buku menggunakan dua tokoh utama yang sama, yaitu Shafiyah dan Ismail, sehingga tercipta kesinambungan karakter dalam seluruh seri cerita yang akan diterbitkan.

Ibu Rachmawati memandu peserta menulis dengan pendekatan praktik langsung dan memanfaatkan berbagai teknologi pendukung proses kreatif. Peserta diajak menyusun ide, merancang alur cerita, mengembangkan karakter, hingga menghasilkan ilustrasi yang sesuai dengan isi cerita.