Translate

Cari Postingan

Rabu, 14 Oktober 2026

BookTalk Bulan Bahasa SMP Fastabiqul Khairat: Merangkai Kata, Berbagi Makna Bersama Dua Penulis Puisi

Rabu, 14 Oktober 2026 — Dalam rangka memperingati Bulan Bahasa, Perpustakaan SMP Fastabiqul Khairat kembali menyelenggarakan kegiatan literasi tahunan BookTalk atau Bedah Buku dengan tema “Merangkai Kata, Berbagi Makna.” Kegiatan kali ini menghadirkan dua guru yang memiliki kecintaan besar terhadap dunia kepenulisan dan puisi, yaitu Bapak Wisnu Trisetia, S.Pd., Gr. dan Ibu Khairun Nisyah, M.Pd., yang berbagi pengalaman, inspirasi, serta perjalanan mereka dalam menghasilkan karya buku.

Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Ibu Rachmawati, A.Md., selaku Koordinator Perpustakaan Yayasan Fastabiqul Khairat. Acara kemudian dipandu oleh Ibu Mima selaku pembawa acara, yang mengarahkan jalannya kegiatan hingga selesai.

Dua Guru, Dua Buku, dan Cerita di Balik Karya

Sesi pertama menghadirkan Bapak Wisnu Trisetia, S.Pd., Gr., selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum sekaligus guru mata pelajaran IPA, yang memperkenalkan buku keduanya berjudul Bicaralah Rindu 2, sebuah antologi puisi. Dalam sesi ini, beliau berbagi cerita tentang awal mula kecintaannya terhadap dunia menulis, proses menghasilkan karya, hingga alasan menerbitkan buku.

Bagi Bapak Wisnu, buku merupakan karya yang dapat terus dikenang dan diabadikan. Melalui tulisan, gagasan dan perasaan dapat tersimpan serta diwariskan kepada pembaca, bahkan ketika waktu terus berjalan. Pesan tersebut menjadi salah satu inspirasi bagi peserta untuk mulai berani menuliskan pemikiran dan pengalaman mereka sendiri.

Tidak hanya berbagi cerita, Bapak Wisnu juga mengajak peserta mengikuti latihan menulis sederhana. Dengan memberikan beberapa kata kunci sebagai titik awal, beliau membimbing peserta untuk mengembangkannya menjadi kalimat-kalimat yang kemudian dapat dirangkai menjadi sebuah tulisan. Peserta pun mendapat kesempatan untuk mencoba langsung proses kreatif yang selama ini mungkin terasa sulit untuk dimulai.

Mengenal Perjalanan Menulis Bersama Penulis

Sesi kedua dilanjutkan bersama Ibu Khairun Nisyah, M.Pd., guru mata pelajaran Bahasa Indonesia yang memperkenalkan buku keenamnya berjudul Rindu yang Tak Menemukan Jalan Pulang, sebuah antologi puisi.

Dalam sesi ini, Ibu Nisyah berbagi pengalaman mengenai perjalanan menulis hingga menerbitkan buku sebagai sebuah karya yang dapat dinikmati oleh orang lain. Beliau juga memberikan gambaran bahwa proses menghasilkan buku membutuhkan kemauan untuk terus menulis, mengembangkan gagasan, dan memberikan ruang bagi diri sendiri untuk berkarya.

Kisah dan pengalaman yang dibagikan diharapkan dapat memotivasi peserta untuk berani memulai perjalanan kepenulisan mereka sendiri. Terlebih, beberapa siswa yang hadir ternyata telah memiliki ketertarikan dalam menulis dan bahkan mengikuti lomba kepenulisan.

Peserta Turut Berkarya dan Berpartisipasi

BookTalk kali ini tidak hanya menjadi ruang bagi narasumber untuk berbagi pengalaman, tetapi juga memberikan kesempatan kepada siswa untuk terlibat aktif. Selain latihan menulis bersama Bapak Wisnu, kegiatan dilengkapi dengan tantangan membaca puisi dan sesi kuis interaktif.

Dua peserta secara sukarela tampil membacakan puisi pilihan dari kedua buku narasumber. Satu peserta membacakan puisi dari Bicaralah Rindu 2 karya Bapak Wisnu, sedangkan peserta lainnya membacakan puisi dari Rindu yang Tak Menemukan Jalan Pulang karya Ibu Nisyah.


Suasana semakin meriah melalui kuis yang diberikan oleh masing-masing narasumber kepada dua peserta. Kegiatan kemudian ditutup dengan penyampaian kesan dan pesan oleh seorang peserta yang secara sukarela berbagi pengalaman serta tanggapannya terhadap kegiatan hari itu.

Sebanyak tujuh peserta memperoleh bingkisan atas partisipasi mereka dalam berbagai tantangan dan sesi interaktif. Bingkisan diserahkan langsung oleh para narasumber bersama Bapak Reza selaku ketua pelaksana kegiatan.

Apresiasi untuk Narasumber dan Peserta

Sebagai penutup rangkaian acara, Bapak Reza menyerahkan sertifikat penghargaan kepada kedua narasumber sebagai bentuk apresiasi atas kesediaan mereka berbagi ilmu dan pengalaman. Sertifikat peserta juga dibagikan kepada seluruh siswa yang mengikuti kegiatan BookTalk.

Melalui kegiatan ini, Perpustakaan SMP Fastabiqul Khairat berharap siswa semakin mengenal dunia kepenulisan, berani mengembangkan kreativitas, serta memahami bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk menghasilkan karya. BookTalk menjadi pengingat bahwa literasi tidak hanya tentang membaca buku, tetapi juga tentang mengolah gagasan, merangkai kata, dan membagikan makna kepada orang lain.

Semoga pertemuan ini menjadi langkah awal bagi lahirnya penulis-penulis muda dari lingkungan SMP Fastabiqul Khairat yang kelak mampu menghasilkan karya dan menginspirasi lebih banyak orang.

Salam Literasi! Merangkai Kata, Berbagi Makna.







































Tidak ada komentar:

Posting Komentar