Translate

Cari Postingan

Kamis, 24 September 2026

Kepala Perpustakaan SMP Fastabiqul Khairat Ikuti Bimtek Literasi Informasi di Era AI

Rabu–Kamis, 23–24 September 2026 — Kepala Perpustakaan SMP Fastabiqul Khairat, Bapak Reza, bersama Ibu Rachmawati selaku Koordinator Perpustakaan Yayasan Fastabiqul Khairat dan Ibu Jeni selaku Kepala Perpustakaan SMA Fastabiqul Khairat mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Literasi Informasi yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Timur (DPK Kaltim).

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari di Ballroom Hotel Fugo Samarinda tersebut memiliki total 18 Jam Pelajaran (JP) dengan tema “Transformasi Literasi Informasi: Menjawab Tantangan Kecerdasan Artifisial dan Disinformasi di Era Digital.” Bimtek ini membahas berbagai aspek literasi informasi yang semakin penting di tengah perkembangan teknologi kecerdasan artifisial (AI) dan maraknya disinformasi di era digital.

Hari Pertama

Kegiatan hari pertama diawali dengan laporan ketua panitia yang disampaikan oleh Kepala DPK Kaltim, Ibu Ir. Lisa Hasliana, M.Si. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dan ceramah umum oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur.

Materi pertama disampaikan oleh Ibu Ir. Lisa Hasliana, M.Si. dengan topik “Kebijakan Pengembangan Perpustakaan di Era Digital” sebanyak 1 JP.

Selanjutnya, Prof. Sulistyo Basuki, Ph.D., selaku Guru Besar Pertama Ilmu Perpustakaan Indonesia, menyampaikan materi “Pengantar Literasi Informasi di Era Kecerdasan Artifisial/AI” sebanyak 4 JP. Materi ini memberikan pemahaman mengenai literasi informasi dalam menghadapi perkembangan kecerdasan artifisial yang semakin memengaruhi cara masyarakat memperoleh dan mengolah informasi.

Materi berikutnya disampaikan oleh Muhammad Rosyihan Hendrawan, Ph.D., Dosen Program Studi S1 Ilmu Perpustakaan FIA Universitas Brawijaya. Materi yang diberikan meliputi “Strategi Penelusuran Sumber Informasi Terpercaya & Teknik Pemilihan Referensi” sebanyak 2 JP, “Analisis dan Sintesis Informasi: Tips dan Trik Menulis agar Lolos Penerbitan Jurnal Internasional” sebanyak 1 JP, serta praktik penelusuran informasi dan etika kepenulisan menggunakan AI sebanyak 1 JP.

Beragam materi tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk tidak hanya memahami konsep literasi informasi, tetapi juga mempraktikkan cara menemukan, memilih, menganalisis, dan menggunakan informasi secara tepat dan etis.

Hari Kedua

Memasuki hari kedua, sebelum kegiatan dimulai, Bapak Reza, Ibu Rachmawati, dan Ibu Jeni berkesempatan menyerahkan majalah Faraz edisi terbaru serta sebuah buku kepada Kepala DPK Kaltim, Ibu Ir. Lisa Hasliana, M.Si. Penyerahan tersebut menjadi salah satu bentuk pengenalan dan apresiasi terhadap karya literasi yang dihasilkan di lingkungan Yayasan Fastabiqul Khairat.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan materi oleh Dr. Sudarman, M.Pd., Dosen Universitas Mulawarman, yang membawakan materi “Manajemen Referensi dan Etika Akademik Karya Tulis” sebanyak 2 JP serta “Penyajian dan Diseminasi Informasi” sebanyak 2 JP.

Peserta juga menyaksikan cuplikan video dari Bunda Literasi Kalimantan Timur, Ibu Hj. Syarifah Suraidah Harum, yang menyampaikan materi mengenai “Bunda Literasi di Era AI: Menjadi Teladan, Penggerak, dan Penguat Budaya Literasi Informasi.”

Materi berikutnya disampaikan oleh Dafa Ezra Hafasy, S.Tr.IP., Penelaah Teknis Kebijakan Diskominfo Kaltim. Ia membawakan materi “Evaluasi dan Analisis Kritis Sumber Informasi (Cek Fakta di Era Disinformasi)” sebanyak 2 JP serta “Etika, Keamanan Literasi Digital, dan Kecerdasan Artifisial” sebanyak 1 JP.

Sebagai penutup rangkaian materi, Duta Baca Kalimantan Timur, Amira Syafana, S.Pd., menyampaikan materi “Gerakan Kampanye Literasi Kreatif Berbasis Konten” sebanyak 2 JP.

Keikutsertaan tiga pustakawan dari lingkungan Yayasan Fastabiqul Khairat dalam kegiatan ini menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan dan meningkatkan kompetensi dalam bidang literasi informasi, khususnya dalam menghadapi perkembangan kecerdasan artifisial, keamanan informasi, serta tantangan disinformasi di era digital.

Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama Bimtek diharapkan dapat diterapkan dalam pengelolaan perpustakaan serta pengembangan berbagai kegiatan literasi di lingkungan SMP dan SMA Fastabiqul Khairat maupun Yayasan Fastabiqul Khairat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar